Rabu, 09 Juni 2021

 

MAKALAH

ISU DAN TREND  DALAM TEKNOLOGI PENDIDIKAN
TANTANGAN PENDIDIKAN DI ERA DIGITAL

Disusun Oleh : SAFRUDDIN,S.Pd.I

Kata Pengantar

 Dengan rahmat dan karunia yang diberikan Allah SWT kepada makhluk yang diciptakan-Nya termasuk diri saya sendiri sehingga pada kesempatan ini saya telah diberikan keberhasilan menyusun makalah Isu dan Kecenderungan dalam Teknologi Pendidikan yang marak saat ini.

Makalah ini disusun guna untuk melengkapi tugas dari Mata Kuliah Isu dan Kecenderungan dalam Teknologi Pendidikan dalam rangka meningkatkan kreativitas Mahasiswa Pascasarjana Teknologi Pendidikan Universitas Bengkulu (UNIB) Tahun 2021, serta menjadikan referensi bagi tenaga pendidik dalam meningkatkan kreativitas pendidik dalam mentransferkan ilmu nya kepada peserta didik baik jenjang dasar maupun menengah atas.

Ucapan terima kasih juga perlu penulis sampaikan dalam pengantar ini karna berkat merekalah penulis bisa meneyesaikan tugas ini dengan seoptimal mungkin, terutama kepada :

1.    Dosen Pembimbing Mata Kuliah Isu Teknologi Pendidikan yaitu bapak Prof.Dr.Bambang Sahono,M.Pd

2.    Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Mukomuko bapak Drs.H.Ruslan,M.Pd

3.    Teman-teman seangkatan yang telah banyak memberikan supportnya

4.    Istri dan anak yang juga telah memberikan semangat kepada saya.

 Didalam penyusunan Makalah ini mungkin terdapat berbagaimacam kesalahan yang tak dapat penulis hindari baik sengaja maupun tidak sengaja, maka dari itu perlu kritik dan sarannya dari pembaca untuk menjadi pembelajaran dan perbaikan penyusunan makalah berikutnya oleh penulis.

 

Mukomuko, 19 Februari 2021

Penulis,


 

DAFTAR ISI

 

KATA PENGANTAR .............................................................................................. i

DAFTAR ISI   ............................................................................................................ ii

BAB I      PENDAHALUAN

1.    Latar Belakang .................................................................................. .. 1

2.    Rumusan Masalah ............................................................................ .. 1

3.    Tujuan Penulisan ............................................................................... .. 1

 BAB II     KAJIAN PUSTAKA

                 Pengertian Tantangan Pendidikan di Era Digital

a.    Pengertian Tantangan .......................................................................... 2

b.    Pengertian Pendidikan ......................................................................... 2

c.    Pengertian Era Digital .......................................................................... 3

 

BAB III    PEMBAHASAN

1.    Cara Menanggapi Perkembangan Era Digital ..................................... 5

2.    Dampak Negatif Berkembangnya Era Digital ..................................    5

3.    Manfaat Berkembangnya Era Digital .................................................. 6

 

BAB IV    PENUTUP

A.    Kesimpulan .......................................................................................... 8

B.    Saran .................................................................................................... 8

 

DAFTAR RUJUKAN .................................................................................................. 9


BAB I

PENDAHULUAN

 

1.    Latar Belakang

Dewasa ini perkembangan teknologi semakin pesat. Teknologi merupakan hal penting dalam kehidupan karena berfungsi mempermudah pekerjaan manusia. Saat ini masyarakat dan produk-produk teknologi informasi merupakan dua hal yang tidak dapat dipisahkan. Fenomena yang ada, menunjukkan bahwa masyarakat sangat bergantung kepada produk-produk teknologi informasi. Sebagai konsekuensinya banyak kegiatan yang dilakukan oleh masyarakat ditopang oleh produk-produk teknologi informasi. Perkembangan teknologi informasi membawa masyarakat menuju era digital seperti saat ini.

Perkembangan teknologi tidak hanya membawa dampak positif saja namun juga banyak membawa dampak negative. Terutama dalam menghadapi era digital seperti saat ini banyak kejahatan-kejahatan dunia maya seperti plagiasi yang merupakan pelanggaran hak cipta. Makalah ini bertujuan untuk mengetahui apasaja sikap yang diambil dalam menghadapi era digital ini.

 

2.    Rumusan Masalah

Rumusan masalah dalam makalah ini secara umum adalah bagaimana Tantangan Pendidikan di era digital. Yang secara khsusunya, rumusan masalah tersebut dapat diuraikan berikut ini.

1.    Bagaimana cara menanggapi perkembangan era digital?

2.    Apa saja kejahatan yang ditimbulkan dari berkembangnya era digital?

3.    Apa manfaat yang ditimbulkan dari berkembangnya era digital? 

3.    Tujuan Penulisan

Makalah ini bertujuan untuk

1.    Mengetahui / membahas cara menanggapi perkembangan era digital,

2.    Mengetahui / membahas kejahatan yang timbul akibat perkembangan era digital,

3.    mengetahui manfaat dari berkembangnya era digital

4.    memenuhi tugas dari mata kuliah isu dan kecenderungan teknologi pendidikan pascasarjana Universeitas Bengkulu (UNIB)


BAB II

KAJIAN PUSTAKA

 

1.    Pengertian Tantangan Pendidikan di Era Digital

a.    Pengertian Tantangan

    Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia KBBI Daring yang diterbitkan oleh https://kkbi.kemdikbud.go.id pada tahun 2021 pengertian tantangan adalah hal atau objek yang menggugah tekad untuk meningkatkan kemampuan mengatasi masalah; ransangan (untuk bekerja lebih giat lagi)

 

b.    Pengertian Pendidikan

          Pendidikan menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia KBBI Daring yang diterbitkan oleh https://kkbi.kemdikbud.go.id pada tahun 2021 adalah proses pengubahan sikap dan tata laku seseorang atau kelompok orang dalam usaha mendewasakan manusia melalui upaya pengajaran dan pelatihan; proses, cara, perbuatan mendidik. Sedangkan menurut Drs.H.Fuad Ihsan dalam buku nya Dasar-Dasar Kependidikan menjelaskan bahwa pendidikan itu adalah berasal dari kata pedagogia (Yunani) yang berarti pergaulan dengan anak-anak. Sedangkan yang sering digunakan istilah pedagogos artinya seorang pelayan (bujang) pada zaman Yunani kuno yang pekerjaannya mengantar dan menjemput anak-anak ked an dari sekolah.

          Dalam pengertian yang sederhana dan umum makna pendidikan adalah sebagai usaha manusia untuk menumbuhkan dan mengembangkan potensi-potensi pembawaan baik jasmani maupun rohani sesuai dengan nilai-nilai yang ada didalam masyarakat dan kebudayaan.

          Pendidikan bagi kehidupan umat manusia merupakan kebutuhan mutlak yang harus dipenuhi sepanjang hayat tanpa mengenal umur, jenis kelamin, ras, suku, agama, pangkat dan jabatan karena tanpa pendidikan sama sekali mustahil seorang manusia atau suatu kelompok manusia akan maju dan dapat hidup berkembang sejalan dengan perkembangan teknologi yang sedang pesatnya saat sekarang ini yang boleh dikatakan hampir semua dunia ini sudah mengembangkan digitalisasi.

 

c.    Pengertian Era Digital

          Era Digital adalah suatu masa yang sudah mengalami perkembangan dalam segala aspek kehidupan menjadi serba digital dikutip dari https://qwords.com/blog/era-digital. Secara umum, era digital adalah suatu kondisi kehidupan atau zaman dimana semua kegiatan yang mendukung kehidupan sudah dipermudah dengan adanya teknologi. Bisa juga dikatakan bahwa era digital hadir untuk menggantikan beberapa teknologi masa lalu agar jadi lebih praktis dan modern.

Digitalisasi ini terus mengalami perkembangan dari zaman ke zaman berikut ada beberapa perkembangannya

·         Bidang Komunikasi

Bidang komunikasi mengalami perkembangan paling pesat ketika bicara soal digitalisasi. Pada masa lalu, untuk bisa terhubung dengan orang lain yang berbeda tempat harus menggunakan telephon kabel yang dipasang dirumah-rumah atau bahkan di tempat tempat tertentu seperti Wartel (Warung Telephon) di Telkom dan bahkan sebelumnya komunikasi hanya menggunakan kertas yang dikirimkan ke kantor pos lalu berkembang terus menerus sampai ke handphone dengan mengandalkan komunikasi antar kartu SIM.

Kemudian perkembangan komunikasi di era digital mulai terjadi dengan hadirnya smartphone yang memiliki fitur sangat canggih. Salah satu bagian yang paling utama adalah fungsi internet yang menjadi jauh lebih maksimal dan dimanfaatkan untuk komunikasi agar terhubung dengan orang lain. Bahkan Anda juga sudah bisa berkomunikasi lewat video call yang pada zaman handphone biasa belum bisa dilakukan sama sekali.

·         Aplikasi Untuk Berbisnis

Perkembangan lain yang mulai masif adalah penggunaan aplikasi untuk berbisnis. Teknologi digital membuat perusahaan menjadi lebih mudah untuk menjangkau konsumen. Berbeda dengan masa lalu yang sangat sulit sekali mengenalkan produk mereka ke konsumen.

Dampaknya bagi pengusaha yang tidak siap dengan era digital, maka otomatis akan mulai ketinggalan zaman. Mau tidak mau semua harus beralih ke teknologi digital.

·         Finansial Teknologi

Perkembangan sektor keuangan juga terlihat dalam beberapa tahun terakhir, ketika semakin banyaknya penyedia dompet digital. Perkembangan yang satu ini masih memiliki keterkaitan dengan bisnis yang berbasis aplikasi. Sebab fintech juga sangat mengandalkan aplikasi untuk memberikan pelayanan kepada para penggunanya. Anda bisa melakukan transaksi hanya dengan menggunakan smartphone tanpa harus keluar rumah.

·         E-Commerce

Perkembangan lain yang sangat mendongkrak perekonomian adalah kehadiran E-Commerce. Ini merupakan sebuah layanan penyedia produk dan barang dengan cara online lewat sebuah aplikasi atau website secara digital.

Anda tidak perlu lagi pergi ke Mall untuk membeli barang, karena sekarang bisa membeli langsung lewat smartphone. Sebenarnya ini juga membantu para penjual untuk meningkatkan pembelian mereka.


BAB III

PEMBAHASAN

 

1.    Cara Menanggapi Perkembangan Era Digital

Era digital yang kini telah menjadi bagian kehidupan keseharian masyarakat, khususnya generasi muda memang akan mengubah pola kehidupan. Termasuk pola belajar dan pola penyebaran informasi. Era kertas pelan tetapi pasti akan tergeser. Ketika kamus digital dapat diperoleh dengan mudah dan murah, misalnya dapat dimasuk ke dalam HP, maka kamus tercetak akan terancam tertinggal. Saya sendiri sekarang sudah jarang memegang kamus. Jika memerlukan terjemahan dapat membuka “Google Translate” di HP maupun di laptop.

Seiring dengan kemajuan teknologi, ketika kemampuan HP semakin baik dan jenis kamus digital makin lengkap, maka Google Translate akan menjadi semacam kamus bahasa Inggris cetak yang sekarang banyak dipakai, namun dalam versi digital. Jika itu terjadi, dapat dipastikan tidak banyak lagi orang memerlukan kamus bahasa tercetak. Bukankah kamus digital lebih murah dan lebih fleksibel penggunaanya.

Tidak hanya itu. Setahap demi setahap, jurnal, majalah, buku dan bahkan koran juga akan digeser oleh versi digital. Jurnal ilmiah yang biasanya mahal karena jumlah cetakannya tidak banyak, kini sudah mulai beralih ke bentuk digital.  Perpustakaan dengan senang berlangganan jurnal online karena murah dan tidak memakan tempat. Hampir semua koran sekarang sudah punya versi online. Dan buku teks juga sudah mulai masuk ke versi digital.  Jika itu terjadi, maka penyebaran informasi benar-benar melalui versi baru yaitu digitalisasi informasi.

Semua hal yang diterangkan diatas merupakan beberapa dampak dari perkembangan era digital dimana hampir semua aspek kehidupan mempraktekannya. Namun tidak semuanya memiliki kelebihan banyak juga kekurangan, maka dari itu kita wajib menyaring informasi yang kita dapat dari mana saja. Tanggapilah semua informasi secara positif dahulu baru dicerna apakah informasi tersebut layak di publikasi atau tidak jadi jangan asal broadcast, belum tentu informasi itu sahih keberadaannya.


2.    Dampak Negatif Berkembangnya Era Digital

Kekurangan dari perkembangan era digital saat ini adalah terlalu banyak informasi yang masuk jadi kita sulit memilah mana yang baik dan mana yang buruk. Efek negatif termasuk informasi yang berlebihan seperti predator internet. Dalam beberapa kasus, karyawan perusahaan menggunakan perangkat digital portabel dan komputer bekerja terkait untuk penggunaan pribadi misalnya email, instant messaging, lalu game komputer online dimana itu semua dianggap mengurangi produktivitas seseorang.

Pada masa kini perubahan signifikan yang disebabkan oleh game online terjadi pada anak-anak dan remaja karena terlalu banyak mengahbiskan waktu di depan komputer mereka menjadi kurang produktif dalam melakukan sesuatu dan bermasalah pula pada kesehatan mata serta penyakit yang lainnya belum lagi kerusakan moral.

Contoh kasus dari telepon seluler, dari segi kesehatan kita ketahui bahwa telepon seluler dan peralatan teknologi yang sangat berbahaya bagi kesehatan kita disebabkan radiasi yang berlebihan. Para ilmuan tak sedikit yang mengatakan bahwa telepon seluler bisa membawa dampak negatif bagi kehidupan kita, mereka lebih berpikir bahwa dampak negatif yang terlalu besar dari perangkat teknologi jadi yang paling berbahaya bagi kita. Mungkin kita tak perlu merokok lagi untuk bisa terserang kanker otak,k arena pemakaian sinyal-sinyal  yang serba nirkabel seperti wireless, sinyal hp dan semua yang memancarkan gelombang elektromagnetik bisa menyebabkan kanker pada otak kita contohnya saja kelumpuhan serta gangguan tidur seperti insomnia.Teknologi telah menjadi musuh baru yang seakan akan jarang kita ketahui .Berbagai dampak buruk yang bisa kita rasakan dari radiasi ini perlahan lahan tapi pasti sudah bisa kita rasakan.pemakaian perangkat teknologi yang berlebihan bisa membuat kita pusing,mual ,dan gangguan pada daya kinerja otak kita. Percaya ataupun tidak begitulah kenyataannya.

 

3.    Manfaat Berkembangnya Era Digital

Dampak perkembangan era digital sangat besar pada dunia pendidikan.  Bahkan sangat-sangat besar, sehingga akan mengubah secara total pola pembelajaran dan pola pendidikan. Itulah tantangan yang kini harus dipikirkan oleh setiap orang yang merasa sebagai ahli dan pemerhati pendidikan. Pendidikan yang menggunakan era digital sebagai wahana pendidikan.

Bayangkan saja anak-anak SD sudah pandai membuka internet, mencari informasi yang dibahas bersama guru dan teman sekelasnya. Informasi itu dibandingkan, dikategorikan dan dianalisis kemudian diambil kesimpulan. Misalnya anak kelas 3 SD sedang membahas “burung merpati”. Mereka mengunduh berbagai informasi tentang burung merpati, jenisnya, ukurannya, makanannya, bagaimana bisa terbang dan sebagainya. Berbagai informasi itu kemudian dibanding-bandingkan, dikategorikan, dianalsisis dan disimpulkan.

Mereka bekerja secara kelompok dengan dibimbing oleh guru. Guru adalah bagian sangat penting yang tidak dapat dipisahkan dari sekolah dengan tugas utamanya yaitu mengajar dan mendidik. Menurut Haim Ginott, Mengajar bukanlah profesi mengajar adalah kegemaran. Guru memberikan panduan, berupa pertanyaan pengungkit (probing question) untuk mendorong siswa berpikir dan mencari jawabannya. Peran guru tidak memberi informasi tetapi mendampingi dan mengarahkan bagai siswa mencari informasi.  Ketika siswa harus membandingan dan mengkategorikan informasi, peran guru mendampingi dan mengatakan “apakah harus begitu?”  “apakah tidak ada cara lain?”  “apa tidak boleh begini?” Dan seterusnya, sampai siswa menemukan jawaban dan dia mengatakan “ya saya menemukan jawabannya”.

Secara bertahap, topik yang dipelajari dapat diarahkan untuk memecahkan masalah. Misalnya bagaimana menemukan cara menyilang anggrek agar bunganya bagus. Bagaimana menemukan rute jalan Malang-Jakarta yang tercepat kalau naik mobil pribadi. Bagaimana mengatur agar sampah di sekitar sekolah dapat diubah menjadi uang dan sebagainya. Intinya memecahkan masalah kehidupan sehari-hari dengan menerapkan pengetahuan pada level sekolah yang di tempuh. Manfaat yang bagus sekali bukan, jadi selama informasi bernilai benar maka tidak ada salahnya kita manfaatkan.

  

BAB IV

PENUTUP

 

A.   Kesimpulan

Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi yang begitu pesat pada saat ini mau tidak mau, setuju atau tidak setuju tentu akan membuka cakrawala pemikiran kita bahwa di jagad maya terdapat beraneka macam jenis informasi atau sumber belajar yang tidak terbatas jumlahnya. Tentu kita semua akan setuju jika dikatakan bahwa kita harus memanfaatkan beraneka ragam informasi yang tersebar di jagad maya tersebut sebagai sumber belajar setelah melalui seleksi yang didasarkan pada kebutuhan pembelajaran, pertimbangan moral, agama dan lain, dan lain-lain. Revolusi digital memang membawa kemudahan untuk masa depan, dengan tetap mempertimbangkan hak asasi dan pertimbangan moral.

Era digital dibuat tentunya untuk sebuah tujuan, tujuan baik tentunya. Mempermudah pekerjaan manusia adalah tujuan utamanya. Tetapi suatu barang tidak mungkin ada kelebihannya saja pasti ada sesuatu dampak negative dan positifnya.

 

B.   Saran

Menurut saya semua orang berperan menanggapi terhadap efek yang ditimbulkan oleh perkembangan era digital ini. Semua pasti ada efek sampingnya, berhati-hatilah dalam mencari informasi karena pada era digital ini informasi sangat mudah didapatkan walau tanpa harus pergi ke perpustakaan.

 

 

DAFTAR RUJUKAN

 

·         As-Syifa. 2014. Tantangan Mendidik Di Era Digital, (online), (http://bpp.assyifa-boardingschool.sch.id/index.php/kajian-pendidikan/15-tantangan-mendidik-di-era-digital), diakses 28 Mei 2021.

·         Nofrianto, D.A. 2010. Dampak Buruk Era Digital Dan Solusinya, (online), (detektif-kangean.blogspot.com/2012/12/dampak-buruk-era-digital-dan-solusinya.html), diakses 28 Mei 2021.

·         Wikipedia. 2014. Revolusi Digital, (online), (id.wikipedia.org/wiki/Revolusi_ Digital), diakses 28 Mei 2021.

·         KBBI 2021. Kamus Besar Bahasa Indonesia Daring (https://kbbi.kemdikbud.go.id) diakses 01 Juni 2021

·         Rineka Cipta 2008. Dasar Dasar Kependidikan (Drs.H.Fuad Ihsan)

 

 

  

1 komentar:

Imunisasi Vaksin Covid-19

 Pada hari Rabu 19 Januari 2022 dilaksanakan sosialisasi Imunisasi Vaksin Covid-19 di SD Negeri 06 Selagan Raya, yang dihadiri oleh camat  S...